Mampir yuk ke Curug Putri Kencana!!!

Halo man-temans…

Kali ini gua mau share foto-foto dan pengalaman gua waktu jalan-jalan ke salah satu tempat wisata di Sentul, Bogor.

Kalau bicara tentang curug, Bogor emang terkenal dengan wisata ini. Salah satu yang pernah gua kunjungi adalah Curug Nangka, waktu itu bener-bener ala bolang banget (kira-kira hampir 3 tahun yang lalu, uhuk-uhuk), naik angkot dari kota Bogor sampe kaki gunung Salak. Mau bagi pengalaman ke curug ini, tapi ingatan mulai gak bisa diajak mikir terlalu jauh, jadi monggo bisa cari-cari aja infonya di blog tetangga. Hehehe.. Dulu juga gua modalnya gitu sebelum berangkat.

Nah, balik ke topik awal. Kali ini, gua mainnya ke daerah Sentul bersama teman seperjalanan gua seperti biasa yaitu Vanti (doi salah satu partner perjalanan gua dari jaman kuliah sampe sekarang). Pergi ke Curug Putri Kencana pun juga salah satu idenya doi (katanya tempatnya bagus dan bisa buat berenang gitu).

Kita pun berangkat saat weekend (tepatnya Minggu, 7 Mei 2017). Rencana sih berangkat pukul 07.00 WIB. Tapi, sempet ada gangguan teknis sebelum berangkat, yaitu mobil mogok (untungnya mobil mogok di rumah, bukan di jalan, hehehe… masihuntung.red). Jadi, mesti nunggu tukang servis dateng dulu buat ganti aki. Alhasil, kita pun berangkat pukul 09.00 WIB.

Oh ya, rombongan kali ini cuma berempat aja yaitu gua, Vanti, Abang (suami Vanti) dan Rayan (anaknya Vanti). Seperti biasa, gua nebeng dalam trip kali ini. Hahaha…

Bermodalkan peta alias Google Maps, kita sampai ke lokasi sekitar pukul 11-an (lupa tepatnya). Gua bagi sedikit ya gambaran perjalanan ke Curug Putri Kencana.

Arah yang kami ambil itu searah dengan tempat wisata Jungle Land juga Hutan Pinus Gunung Pancar (nanti akan ada palang pemberitahuan yang lengkap saat akan memasuki daerah wisata). Untuk Curug Putri Kencana masih naik terus. Jalan pun makin lama makin sempit dan terjal. Plus banyak kejutan-kejutan berupa batu dan lobang yang lumayan besar. Ini yang harus diperhatikan oleh pengemudi mobil atau motor. Berhubung jalanan ke atas makin terjal dan sempit, bagi yang menggunakan mobil harus bisa bersabar atau mengalah apabila ada mobil lain yang mau turun.

Nah, tanpa panjang lebar lagi, sesampainya di lokasi ada lahan parkir yang cukup lumayan buat mobil. Satu mobil dikenakan biaya 20rb saja (nanti dapet karcis parkir dari pengelola lahan disana).

Di sekitaran tempat parkir ada gazebo. Di sana udah banyak anak-anak desa yang nongkrong dan bakal nawarin diri untuk jadi tour guide selama di curug. Berhubung kami salah satu pengunjung yang masih baru, juga karena bawa balita, kami memutuskan untuk menggunakan jasa tour guide salah satu anak-anak tersebut.

Gerbang utama (juga termasuk loket pembelian karcis masuk) tempat wisata

 

Tiket atau karcis masuk ke Curug Putri Kencana (Rp 15.000/org)

Saat akan masuk ke daerah wisata, akan ada bapak-bapak seperti di gambar atas sebagai penjaga loket. Dari situ kita akan diminta membayar tiket masuk ke curug. Per orang dikenakan biaya Rp 15.000 saja. Untuk balita tidak dikenakan biaya.

Setelah masuk, kita disuguhi pemandangan sungai yang mengalir cukup deras. Kebetulan memang hari itu agak sedikit mendung dan langit juga menunjukkan tanda-tanda akan hujan.

Menurut tour guide kecil kita (maaf lupa nama, inget nama depannya aja Hajah, itupun kalo ga salah –> semoga Vanti bisa memberi pencerahan), curug di sini ada 4 dengan namanya masing-masing seperti di foto.

Kita hanya menjelajahi 4 curug saja, sedangkan curug terakhir agak gak memungkinkan untuk yang membawa anak dan juga jalannya masih lumayan jauh.

Ini lah ke empat curug yang kami kunjungi. Silahkan ceki-ceki foto narsis kita ya..

Lokasi pertama yaitu Leuwi Pariuk

wp-image-1749132269jpg.jpeg
Ini Leuwi Pariuk, sebagai curug pertama yang kita lewati
wp-image-1552292379jpg.jpeg
Bisa buat foto keluarga juga

Kedua ini lokasi yang paling lama kita mainnya, mumpung sepi.. Ini dia Leuwi Demang…

Ini lokasinya asik banget buat main air, kalo mau nyebur juga boleh

Berikutnya Curug Putri Kencana

DSC_0099
Jalan ke Curug Putri Kencana (ada tangga kecil yang harus dilewati). Hati-hati licin!!!
wp-image-690337544jpg.jpeg
Bagi yang mau terjun dari tebing, siapkan keberanian Anda!!!
Setiap jembatan ada peringatan untuk kapasitas jumlah orangnya ya, jadi mohon dibaca dulu keterangannya.

Selagi kita main di Curug Putri Kencana, tiba-tiba hujan deras, akhirnya kita naik dan langsung menuju pondok-pondok atau gazebo yang memang dipersiapkan untuk pengunjung yang ingin menikmati alam di sekitar curug. Kami pun berteduh bersamaan dengan pengunjung lainnya sambil menikmati cemilan yang kami bawa.

 

Itu salah satu pemilik pondok yang kita pake, untuk harga 30rb/pondok
Toilet umum
Warung yang menjual makanan dan minuman

DSC_0108
Our Ms. Tour Guide with Rayan

Setelah menunggu kurang lebih setengah jam (mungkin lebih, karena kita sudah menghabiskan satu bungkus kacang kulit), akhirnya hujan mulai reda, dan kami melanjutkan perjalanan ke curug terakhir yaitu Leuwi Baliung.

Aliran air masih sangat deras setelah hujan dan warna air pun jadi keruh

Kita menghabiskan waktu di sini sampai pukul 14.00 WIB dan perut pun mulai ga bisa diajak kompromi, jadi kami pun mengakhiri perjalanan sampai ke Leuwi Baliung.

Untuk perjalanan dari curug pertama ke curug berikutnya tidak susah kok. Tapi tidak disarankan menggunakan sandal yang alasnya licin ya, karena jalannya lumayan terjal, berbatu dan licin (karena hujan).

Bagi kalian yang juga menggunakan jasa tour guide kecil, ternyata bayarannya sukarela. Karena si kecil masih sekolah, jadi kita kasi 50rb sebagai rasa terima kasih kita karena sudah ditemenin dari awal dateng sampe pulang. Semoga uang nya bisa dipakai untuk keperluan sekolah ya, dek!

Nah, berikut masih foto-foto kita di sekitaran curug, check this out!!

DSC_0085

DSC_0092

Bagi kalian yang sudah pernah ke Curug Putri Kencana, boleh bagi pengalamannya di kolom comment ya..

DSC_0042

img-20170507-wa0003.jpg

Special thanks to Vanti yang sudah ajak jalan-jalan gua yang kurang piknik, boleh dicek blog nya ayunovanti.com dan Abang yang udah setia jadi supir dari Jakarta sampe balik Jakarta lagi, walopun sempet ngantuk di jalan tol. Hehehe..

Next post, gua bakal cerita pertama kali nya ke Ocean Dream Samudra. Yieeeyyy!!!

5 pemikiran pada “Mampir yuk ke Curug Putri Kencana!!!

  1. sayang banget ya karena ujan dan arusnya deras kita jadi nggak nyemplung, padahal gw pingin banget nyemplung, seenggaknya rambut sampe basah lah, hehehe.
    Iya Hajah nama-nya.
    Yang bikin heran : Orang-orang sana cukup bilang “mau diantar ” pake logat sunda, kita-nya langsung merasa nggak punya pilihan gitu. Jangan-jangan kata “mau diantar” itu ada magic-nya hahahaha, yakali.

    Suka

    1. Hahaha… pada lupa nama belakangnya ya, taunya nama depannya doank..

      Laen kali nyemplung aja van.. tar gua stand by buat foto elu.. wkwkwk.. tp emang kemaren cuaca pas banget ga mendukung elu buat aneh2 meskipun lu udah bawa baju ganti.. hehehe..

      Next time, enaknya kemana lagi yak???

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s